Cari Blog Ini

Memuat...

hiiiiii

Selasa, 29 Desember 2009

cerita gila

“ emangnya gua takut , sama eloe , biar eloe anak orang kaya gua gak takut “ kata anak muda berseragam putih abu abu itu . Tiba tiba , satu pukulan telak mendarat di pelisisnya , anak muda itu terjatuh , tapi dia tak mengalah , kakinya segera balas menendang .

Dua orang temannya langsung mengeroyok pemuda itu . Saat itu keamanan sekolah datang , dua orang di antaranya , kabur . dan satpam melerai perkelahian itu . Mereka berdua di bawa ke kantor kepala sekolah .

“ Tommy , Tommy lagi lagi kamu , mau jadi apa sih kamu ?” kata kepala sekolah itu .

“ dia yang mengejek saya dulu pak “ kata Tommy . Kepala sekolah itu melihat anak cowok yang satu itu . “ siapa nama kamu ?’ tanya kepala sekolah .

“ Hendra , pak “ jawabnya . “ kalian tahu kan , di sekolah ini di larang keras berkelahi “ kata kepala sekolah itu lagi . Kedua murid itu menjawab “ ngerti , pak “ .

“ sekarang , masing masing advance up seratus kali , ayo kamu dulu Hendra “ kata kepala sekolah itu . Hendra pun mulai melakun advance up . Sedang Tommy berdiri melihatnya Setelah hitungan ke 80 , Hendra tak kuat lagi . “ ok sudah , jangan coba coba berkelahi lagi yah , kamu balik ke kelas , dan kamuTommy ayo kamu advance up “ kata kepala sekolah itu .

Tommy pun mulai , advance up “ satu , dua ..” . Ketika Henrda sudah keluar dari ruangan kepala sekolah , Tommy berdiri , lalu berjalan ke daybed . Dia duduk di daybed panjang di ruang kepala sekolah itu . Menyalakan rokok dan menghisap rokok itu.

“ memang tuh anak ngapain eloe sih , sampe eloe gebukin “ kata kepala sekolah itu .

“ ah , ceweknya gua godain , dia ngak seneng , ngatain gua sok kaya , belagu “ jawab Tommy .

“ Tommy , Tommy , emang , k-o-n-t-o-l eloe gak bisa liat jidat mulus yah , udah berapa banyak , eloe perawanin murid murid gua , masih gak puas ..” kata kepala sekolah itu tertawa tawa . “ ah , sama , kayak eloe engak aja ..” jawab Tommy .

Tiba tiba pintu ruang kepala sekolah itu terbuka , dan masuklah , seorang gadis berseragam SMU , yang cantik rambutnya pirang sebahu , dan pakaiannya pun adult . Dia duduk di samping Tommy “ eloe berantem yah , kenapa ?” tanyanya .

“ biasa , Rin kalau gak soal kalah balapan , yah soal cewek “ kata Kepsek itu . “ ah udah deh , gua lagi BT nih “ kata Tommy yang langsung meninggalkan ruang kepsek itu . Rini berjalan ke pintu , lalu mengunci pintu . “ pak authority , saya mau tanya kalau m-e-m-e-k saya tiba tiba basah itu kenapa yah “ kata Rini dengan aught genit .

“ ha ha ha , ada dua kemungkinan , satu , m-e-m-e-k eleo lagi gatel , dua , eloe lagi butuh uang “ jawab kepsek itu . “ ah , pakauthority jahat ih “ kata Rini dengan manja dan memeluk kepala sekolah itu .

Kemudian mereka berjalan ke daybed , kepala sekolah itu duduk di daybed , sedang Rini berdiri di hapadannya . Rini perlahan mengangkat rok mininya , memperlihatkan ke mulusan paha putihnya , yang di ujung pangkalnya tertutup celana dalam hitamnya .

“ pak authority , coba di periksa pak “ kata Rini tertawa dengan genitnya . Jari kepala sekolah itu langsung merabai selangkangan celana dalamnya . Tubuh Rini mengelijing “ oh , iyah di situ pak , yah di situ aduh enak terus pakauthority “ katanya menceracau .

Jari jari itu terus bermain di selangkangan Rini , nafsu ABG ini terus meningkat . Dia pun perlahan membuka celana dalamnya , menujukan celana dalam itu pada kepsek itu

“ lihat nih , basahkan pak authority “ katanya , lalu dia duduk , membuka lebar kakinya , memperlihatkan vaginanya yang basah dengan bulu bulu halus di bukit vaginanya .

“ pak , jilatin bell , lagi pengin nih “ katanya lagi . Kepala sekolah itu pun menjilati vagina muridnya , membuat tubuh Rini mengelijing , menikmati sentuhan lidah gurunya di klitorisnya . “ Ohh , enak.. enakk “ desah Rini .

Jarinya juga memasuki liang sagama Rini , bergerak bergetar , membuat Rini mendesah desah . Di tambah rangsangan di klitorisnya , jari jari gurunya , bekerja lebih cepat . juga lidahnya , yang terus membuat klitorisnya membesar .

Rini tak bisa menahan , tubuh ABG ini mengejang . “ ohh aku keluar “ jeritnya .

Kepala sekola itu , membuka celananya dan penis besar dan hitamnya mencuat keluar . Penis yang sudah ngacung tegang , itu di dekatkan ke wajah Rini . “ eh , ngak mau , saya kan gak lagi butuh duit , masukin aja ke m-e-m-e-k “kata Rini . Kepala sekolah itu tersenyum .

Tangannya membuka beberapa kancing baju seragamnya , menyingkap bra hitam Rini ke atas , meremas remas dengan lembut buah dada Riniyang montok . Lidahnya menjilati putting susu Rini . “ ohh , udah pak authority , Rini mau di e-n-t-o-t aja “ katanya .

Penis besarnya itu perlahan di gesek ke selangkangan Rini . Tubuh Reni pun mengelijing ke gelian “ ohhh , masukin aja ..” . Kepala penis itu mulai melesak masuk . Sepertinya vagina Riniyang baru berumur 17 tahun sudah terbiasa dengan penis besar . Penis itu masuk dengan mudah , membuat mulut cantik gadis itu mendesah .

Penis itu bergerak , keluar masuk , menekan , memberi kenimatan bagi ABG ini . Kepala sekolah itu pun begitu menikmati vaginanya . Matanya terpejam , dan dia mendengus nafsu . Goyangannya terus menjadi cheat , membuat Rini makin mengerang nikmat .

“ ohh , terus pak authority , terus saya hampir keluar nih ..” begitu erang Rini , yang sangat membuat kepsek itu bernafsu . Hampir lima belas menit , kepsek itu memblender vagina Rini , sampai Rini mendapat orgasmenya ,yang di ikuti gurunya .

Mereka kelelahan , dengan tissue , kepala sekolah itu melap sperma yang mengalir keluar dari vagina Rini . Mereka pun berciuman .

Setelah merapikan pakaiannya , Rini kembali mencium gurunya , “ sudah yah pak authority , Rini mau belajar dulu yah “ katanya dengan centil .

Kepala sekolah itu masih , melihat pinggul Rini yang bergoyang , gadis SMU yang cantik dan adult itu berjalan meninggalkan ruangannya.

Kepala sekolah itu , duduk kembali di bangku kerjanya . Tangan memutar mutar sebuah ballpoint , matanya menatap langit langit ruangannya . Terdengan pintu ruanganya di ketuk . “ yah , masuk “kata kepsek itu . “ oh , bu Hilda , ada apa bu “ tanya kepsek itu .

“ begini pak Karta , Rini , murid kelas 2 itu , tadi masuk kelas terlambat setengah jam , dia berkata , dia di panggil menghadap bapak , apa benar pak ? “ tanya bu Hilda .

“ masalah itu , itu benar , saya memanggil dia kemari “ jawab kepsek yang bernama Karta itu .

Bu Hilda mengerutkan dahi , lalu dia berkata lagi “ maaf , apa bapak tahu kelakuan dia ? “ . “ kelakuan ? maksud bu Hilda “ tanya pak Karta . “ Rini ini , sepertinya dia nakal pak , di kelas juga susah di atur , kelakuannya buruk , mirip mirip.. “ bu Hilda menghentikankata katanya . Yang di teruskan pak Karta “ pelacur “ .

Bu Hilda menatap pak Karta . “ saya bisa maklum , bu Hilda authority baru disini , ada beberapa murid yang seperti Rini “ kata pak Karta . Bu Hilda terdiam , dia sepertinya

bingung . “ murid pria yang bernama Tommy , Boy , dan Alex , jangan di ganggu , murid wanitanya Rini dan Sisca , juga jangan di ganggu “ kata pak Karta .

Bu Hilda sepertinya kaget ,mendengar apa yang di ucapkan pak Karta . “ mengapa harus demikian , pak Karta , kita ini pendidik , kita berkewajiban memdidik mereka “ .

“ kita pekerja bu Hilda , menjadi pendidik itu profesi yang kita pilih , dengan tujuan mendapatkan gaji , uang “ kata pak Karta . “ yah , tapi kita di gaji untuk mendidik “ bantah bu Hilda .

“ Tommy , Boy dan Alex , mereka adalah pemilik sekolah ini , orang tua mereka berpatungan mendirikan sekolah ini , saya tidak mau kehilangan pekerjaan saya , gaji saya besar disini “ terang pak Karta . “ orang pandai , harus bisa mengikut arus , jangan melawan arus “ begitu nasehat pak Karta pada bu Hilda , authority muda yang berwajah ayu ini .

Bu Hilda , tampaknya kurang puas dengan jawaban pak Karta , “ baiklah pak , saya permisi “ . Kembali pak Karta duduk bermalas malasnya di kursi kebesaranya .

Jam istirahat tiba , terlihat dua ABG centil itu berjalan ke kantin . Mereka duduk memesan dua botol minuman bersoda . Ada seorang murid cewek lain yang duduk sendiri , sambil meminum es teh . Dia memakan bekal yang di bawa dari rumah .

Beberapa teman temannya , yang juga datang , lalu mengejeknya . “ eh lihat nih , ada anak gembel , kacian deh , makan aja bawa dari rumah , pantes aja uang sekolahnya belum bayar “ . Mereka dengan keji mengejek temanya yang miskin itu .

Sisca yang tak tahan kupingnya menghapiri tiga anak gadis yang sedang mengejek temannya itu . “ eh , pecun , eloe gak punya gawe yah , orang lagi makan di ledekin “ bentak Sisca . Seorang dari cewek itu , melotot pada Sisca , “ eloe tuh yang perek “ katanya sewot . Tangan Sisca , melayang mendarat di pipinya “ eleo anak baru , eloe belum kenal gua siapa yah “ .

Temannya segera menarik tangan temanya , mengajaknya pergi dari situ , tapi cewek yang telah merasakan tamparan Sisca , tampaknya masih dendam , matanya terus melotot pada Sisca yang akhirnya dia juga pergi .

Sisca kembali pada tempatnya . “ ngapain sih eloe , ikut campur urusan orang , getel loe yah “ kata Rini . “ sebel gua , belagu banget tuh perek perek “ katanya . Rini cuma tersenyum . Anak ABG yang merasa di tolong menghapiri mereka “ kakak , maaf yah , merepotkan “ katanya .

“ ah , gak apa apa koq , nama eloe siapa ?” kata Sisca . “ Rika “ jawabnya singkat . “ oh , emang benar eloe belum bayar uang sekolah “ kata Sisca lagi . Rika mengangguk . “ belum di kasih sama ancestor saya , belum punya uang “ katanya .

“ loh , emang eloe gak tahu , di sini apa apa juga mahal , jajan mahal , uang sekolah juga mahal..“ kata Sisca . “ Saya dapet beasiswa , dari sekolah saya yang dulu “ katanya .

“ wah , berarti eloe pinter yah “ kata Sisca . Rika hanya tersenyum. “ hmm , hidup itu mudah , apa lagi eleo punya tampang , gua juga anak orang susah , tapi asal eleo bisa bergaul , eloe gak bakalan di hina , eloe bisa punya duit banyak “ kata Sisca .

“ maksud kakak , bergaul bagaimana “ tanya Rika penasaran .

“ yah , asal eloe mau ja.. “ kata kata Sisca terpotong , Rini menginjak kakinya . “ udah Rika , ini gua pinjemin eleo duit “ kata Rini sambil memberinya 5 lembar uang lima puluh ribuan . Dengan agak ragu Rika menerima uang itu . “ terima kasih kak , tapi saya tak tahu kapan bisa bayarnya “ kata Rika .

“ kalau ada eloe bayar , kalau gak ada yah udah , gak usah di pikirkan “ kata Rini . Rika tersenyum “ kak , maksud kakak tadi , bagaimana supaya saya tidak di hina lagi , supaya saya bisa punya duit , gimana kak ?” tanya Rika penasaran .

Rini dan Sisca saling berpandangan . >>>

Seorang murid tampak berjalan menaiki tangga yang menuju lantai dua . Kakinya melangkah , melewati anak tangga itu satu persatu . Dia mengetuk pintu ruang kepala sekolah . “ ya masuk “ terdengar suara yang mempersilakan dirinya masuk .

“ selamat abscessed pak , bapak memanggil saya “ katanya . Pak Karta melihat sosok gadis ABG yang cantik ini . Langsing berkulit putih , tak heran Tommy terpincut . “ kamu yang bernama Lina “ tanya pak Karta yang sedang memegang sebuah kamera agenda . “ yah , pak saya Lina .“ jawabnya .

“ begini Lina , saya dengar kamu sudah punya pacar yang bernama Hendra yah “kata Pak Karta . Lina tersipu “ cuma , teman pak “ jawabnya malu malu . “ ok , tak masalah , tapi saya dengar , kamu berciuman di WC sekolah , dan ada beberapa murid yang melihatnya , ini contoh yang tak baik “ kata pak Karta .

“ ha , tidak pernah pak , saya tidak pernah , sumpah “ kata Lina . “ tapi ada saksi koq “ kata pak Karta .

Dalam ruangan kantor pak Karta , ada sebuah pintu yang di samarkan , sepintas pintu itu seperti dinding , karena berwarna putih sama dengan warna dinding . Di balik pintu itu ada ruang besar , yang berisi , ranjang , televisi , kulkas , bahkan kamar mandi . Hampir mirip dengan kamar auberge . Ruangan ini mamang sengaja di buat oleh Tommy .

Dari dalam ruangan itu Tommy muncul “ yah benar , saya lihat sendiri , dia bermesraan dengan pacarnya “ . “ ha , Tommy , itu fitnah , sumpah pak saya tak pernah melakukan hal itu “ kata Lina panik . “ Lina ini masalah serius , jangan berbohong “ kata pak Karta.

“ Benar pak , bahkan ada beberapa , yang melihat dia , berzina di WC pada jam pelajar “ kata Tommy lagi . “ ya ***** , sumpah pak demi ***** , saya tak pernah “katanya .

“ kalau begitu eloe masih perawan bell “ kata Tommy . “ yah , tentu saja saya perawan “ kata Lina . “ sudah , sudah kalian jangan ribut , kalau begitu , kenapa tidak di buktikan saja , kalau kamu masih perawan Lina “ kata pak Karta .

Seperti yang mereka rencanakan , tiba tiba Tommy memeluk Lina , Dengan di bantu Boy dan Alex , tubuh Lina dengan mudah dibawanya ke ruang rahasianya . Pak Karta pun mengikutinya dengan camera digitalnya siap dibidikkan .

Lina menjerit jerit , tapi ruang itu telah di rancang kedap suara . Dangan mudah ketiga cowok itu mempreteli pakaian seragam Lina . Satu persatu pakaiannya lepas . baju seragamnya , rok abu abunya , bra nya yang berwarna blush . Semua itu tak luput dari jepretan kamera agenda pak Karta ( jangan minta , fotonya untuk di postkan di DS yah)

No Where To Run , kata kata ini pas buat Lina , yang sudah terpojok.

Kini , kedua tangan Lina tak cukup untuk menutupi bidang tubuhnya yang terbuka . Lina menutup buah dadanya yang ramun , tangan tangan mereka memainkan selangkangan celana dalamnya yang berwarna blush . Jika tangan Lina menutupi selangkangannya , tangan mereka meremas buah dadanya.

Hanya derai air mata , meminta para srigala lapar ini menghentikan ke giatannya . mereka tertawa tawa , semakin Lina menjerit , mereka makin kegirangan . Sampai mereka benar benar puas , Lina pun di giring dan di rabahkan di ranjang .

Dengan memegang tangan kirinya , buah dada kirinya di sedot oleh Boy . sedangkan Alex menikmati susu kanannya . Tommy yang memang kepincut dengan Lina Asik menciumi selangkangan celana dalam Lina . Pak Karta bagai seorang fotografer , terus menjepret moment moment itu . teriakan Lina , hanya membuat mereka semakin bernafsu . Lidah Boy dan Alex , terus menerus menjilati putting susunya , juga leher dan wajahnya . Lina tersedu “ hentikan kaliaan b-a-j-i-n-g-a-n “ .

Tommy pun mulai melepas celana dalamnya . Mata Tommy menikmati vagina Lina , yang terbuka , dengan bulu bulu yang baru saja tumbuh . jarinya membelah bibir vagina Lina , sekali lagi mencium balm sexulitas dari vagina Lina , lalu menjilat klitorisnya , yang membuat Lina mengeram .

“ ohh , hentikan .. stop.. hentikan “ jeritnya . Lidah Tommy , begitu cekatan menjilati vagina Lina . “ Lina , kamu tak bisa berbuat apa apa , kamu gadis yang pandai , lebih baik kamu menerimanya ..” kata pak Karta .

Jari jari Tommy juga bermain di liangnya , lidahnya terus menjilati klitorisnya . Entah karena kata kata pak Karta , atau apa , tapi Lina sepertinya juga menikmati , lendirnya mulai merembes keluar dari liang vaginanya .

Alex yang sudah bosen memainkan buah dadanya berkata “ Tom , gantian gua juga mau jilatin m-e-m-e-k nya “ . Tommy pun minggir , lalu berganti tempat , sekarang dia membelai belai rambut Lina “ enak gak , jilatan gua sayang “ .

Alex pun juga piawai dalam soal jilat menjilat . Lina sepertinya mulai hot . Tubuhnya mengelijing , seperti dia menerima kenikmatan tiga cowok ini . Tommy terus meremas remas buah dada Lina , menjilati putting .

“ Lina , sayang , sekarang kita buktikan apa eloe masih benar benar abstinent “ kata Tommy Lina bergidik “ jangan lakukan ini , tolong saya masih perawan , sumpah “ .

Tommy mulai melepas pakaiannya . “ eh , koq eloe sih , gua juga bisa ngebuktiin kalo dia masih perawan apa kagak “ kata Alex . “ iyah gua dulu aja “ kata Boy .

“ hei , eloe orang kayak kaga pernah ngerasain perawan aja , pada berebut “ kata pak Karta . “ ayo , Lina eloe pilih aja , eloe mau di e-n-t-o-t sama siapa dulu “ kata pak Karta lagi .

Lina tersedu sedu ,” tolong pak , jangan lakukan ini , saya mohon “ . “ yah sudah , Lina gak bisa milih , ayo eloe orang gambreng aja “ kata pak Karta sambil tertawa .

Mereka tertawa tawa “ hom pim pa “ kata mereka bareng . “ ha ha ha , gua menang gua dulu “ kata Boy . Boy dengan cepat membuka seluruh pakaiannya . Dia menghapiri Lina . Lina bergerak menjauh . Tommy , serta Alex segera memegang tubuh Lina . mereka membantu sahabatnya . Kaki kirinya di angkat dan di lebarkan oleh Tommy , begitu juga kaki kanannya , di lebarkan Alex .

Kepala penis Boy telah mengesek gesek bibir vagina Lina . “ hentikan jangan , jangan “ jerit Lina , sambil meronta . Boy menekan masuk penisnya sedikit demi sedikit . Lina mengigit bibirnya . Penis itu terus terdorong memasuki liang suci Lina .

Mendesak kesuciannya hilang . Lina menjerit lirih “ sakitt…. “ . Penis itu terus masuk , lalu Boy manarik keluar sedikit , menekan habis . “ aduhh .. sakit hentikan “ jerit Lina

Boy terus melakukan itu menarik pelan pelan lalu mendorongnya kuat kuat . Membuat lina menjerit jerit .

Perlahan Boy menarik batang penisnya hingga terlepas dari jepitan vagina Lina . “ Ha ha ha , Lina eleo memang perawan , ha ha ha “ kata Boy setelah melihat noda darah yang terlihat di penisnya , dan di vagina Lina .

Sekarang Boy memperkosanya dengan nafsu . Penis itu bergoyang maju dan mundur . dengan cepat . Tubuh Lina , mengerang dan mengejang . Pak Karta melihatnya memfotonya , sambil meraba raba selangkangannya sendiri .

Lina terus di dera sakit dan perih di vaginanya , sampai Boy ejakulasi , melepas spermanya di rahim Lina . Lina menjerit lagi “ b-a-j-i-n-g-a-n “ .

Tommy sudah siap dengan penisnya yang berdiri tegak . Tubuh Lina , sudah malas untuk meronta , dia memilih pasrah . Hanya air mata yang terus berderai , membasahi pipinya .

Penis Tommy juga merasakan vagina Lina . mendorong dorong , dengan penuh nafsu .

Alex tak tahan , dia membuka celananya , dan penisnya itu di arahkan ke mulut Lina . Lina mengatup mulutnya rapat rapat . Alex terus menempelkan kepala penisnya di bibir Lina , kepala Lina bergerak , berlawanan arah dengan penis Alex. .

Penis Tommy yang masih terus merodok rodok vagina Lina , memberi rasa sakit pada tubuh Lina . Begitu juga kepala penis Alex , memberinya rasa jijik .

Cukup absolutist Tommy memperkosa , vagina Lina , sampai Tommy juga menyembur sperma panasnya dalam rahim Lina . Alex langsung mengambil posisi . Lina kembali mengiba “ cukup , saya sakit sekali tolong hentikan “ .

“ok sayang eleo boleh pilih , mau isep k-o-n-t-o-l-gua , apa m-e-m-e-k- eloe yang gua rodok ? “ . Lina tak bisa menjawab . Penis Alex segera merodok vaginanya . Lina kembali menjerit kesakitan . Liang vaginanya seperti di koyak koyak . Memar dan membengkak . Tapi Alex tak peduli , nafsunya terlalu tinggi untuk di rem .

Penis Alex , terus mendorong , vagina Lina . Untung saja liang vagina Lina telah banjir dengar sperma Tommy dan Boy , jika tidak akan membuat dia lebih menderita.

Setelah penisnya cukup puas , dan melepas spermanya , Alex pun lemas . Mereka bertiga tampak puas , memandang tubuh Lina yang cantik tergolek kesakitan . Tubuh Lina terlihat mengejang sekali sekali .

Pak Karta , memberikan camera digitalnya pada Tommy , lalu membuka celananya . Tentu saja penisnya batten besar . Lina hanya bisa memandang ngeri dengan penis gurunya itu . “ sayang , gua kasih eleo kesempatan , mo isep apa gua e-n-t-o-t ?”

Pak Karta mendekatkan penisnya ke mulut Lina . Perlahan Lina membuka mulutnya . Penis besar pak Karta pun masuk kemulutnya . Dengan memegang kepalanya , pak Karta memperkosa mulut Lina dengan nafsu . Tommy pun berganti menjadi fotografer . Mengambil gambar , amative itu .

Pak Karta terus melenguh , merasakan nikmat mulut muridnya . Kadang menekan habis batang kemaluannya hingga mentok di kerongkongan Lina , yang membuat Lina tersedak. Pak Karta terus bergerak , mendorong batang kemaluanya hingga mentok , dia mendiamkan penisnya , melenguh “ ohhh , gila … “ . Spermanya pun keluar ,berebut memasuki kerongkongan Lina .

Setelah penis itu lepas dari mulutnya Lina terbatuk batuk , dia berusaha memuntahkan spermanya dari tengorokkannya . Mereka tertawa , tawa .

Pak Karta memberinya tisue , “ bersihakan m-e-m-e-k eloe “ katanya . Dan Lina segera melap sisa sisa sperma di vagina dan mulutnya segera memakai pakaiannya .

“ Lina sayang , sekarang eleo punya dua pilihan , keluar dari sekolah ini , atau tetap di sini menjadi perek , melapor polisi bukan pilihan yang bijaksana , foto foto eloe akan membuat eloe dan keluarga eloe malu seumur hidup “ kata pak Karta tertawa , disambut tawa murid murid cowok itu .

Lina hanya bisa menangis terisak , isak .

“ tapi kalau eloe mau jadi perek di sini eloe akan , menerima kenikmatan , juga eleo akan gua kasih duit , pokoknya eloe akan senang “ kata Tommy lagi .

Tommy membuka pintu , membawa Lina keluar . Lina berjalan agak ngengkang , karena kemaluanya sakit . “ ingat yah , lupakan polisi , pilihan eloe cuma tetap di sekolah ini dan jadi perek kita kita, atau keluar dari sekolah ini , ingat foto foto eloe “ .

Mereka berempat saling berpandangan satu sama lain . “ ha.. ha ha “ tawa mereka keras Tos dulu bell , kata Tommy lalu mereka saling tos . “ Udah yuk jalan yuk , “ kata Tommy . “ he he he , mau kemana kita “ kata pak Karta .

Lalu mereka berempat berjalan . Tiga orang murid dengan seorang authority , yang gila sex .

Tidak ada komentar:


wah